Wilmar International Limited, founded in 1991 and headquartered in Singapore, is today Asia’s leading agribusiness group. Wilmar is ranked amongst the largest listed companies by market capitalisation on the Singapore Exchange.
At the core of Wilmar’s strategy is an integrated agribusiness model that encompasses the entire value chain of the agricultural commodity business, from origination, to processing, branding, merchandising and distribution of a wide range of edible food and industrial products. The Group's business activities include oil palm cultivation, oilseed crushing, edible oils refining, flour and rice milling, sugar milling and refining, manufacturing of consumer products, ready-to-eat meals, central kitchen products, specialty fats, oleochemicals, biodiesel and fertilisers as well as food park operations. It has over 1,000 manufacturing plants and an extensive distribution network covering China, India, Indonesia and some 50 other countries and regions. Through scale, integration and the logistical advantages of its business model, Wilmar is able to extract margins at every step of the value chain, thereby reaping operational synergies and cost efficiencies.
Supported by a multinational workforce of about 100,000 people, Wilmar embraces sustainability in its global operations, supply chain and communities.
Wilmar is ranked 198th on the 2024 Fortune Global 500 and 462nd on the 2024 Forbes Global 2000: The World's Biggest Public Companies.
Di Sinar Mas Agribusiness and Food, kami bertumbuh dengan tujuan.
Minyak kelapa sawit menjadi awal dari perjalanan kami. Saat ini, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (PT SMART Tbk), sebagai bagian dari Golden Agri-Resources (GAR), merupakan salah satu perusahaan agribisnis seed-to-shelf terkemuka di Indonesia. Kami menumbuhkan, memproduksi, dan menyalurkan bahan pangan, bahan bakar, pakan, serta bahan dasar sehari-hari yang digunakan di seluruh dunia. Kami memadukan keahlian di bidang pertanian dengan rantai pasok seed-to-shelf untuk memberdayakan pelanggan, pemasok, serta masyarakat yang kami layani.
Didirikan pada tahun 1962 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 1992, kami juga beroperasi di bawah merek Sinar Mas Agribusiness and Food. Operasi terintegrasi kami mencakup perkebunan, pabrik kelapa sawit, pengolahan dan pemurnian, oleokimia, lemak khusus, bioenergi, serta produk konsumen bermerek melalui berbagai unit usaha dan anak perusahaan kami. (www.smart-tbk.com/tentang/kegiatan-bisnis)
Keberlanjutan menjadi panduan dalam setiap langkah kami bertumbuh. Saat ini, 99,5% rantai pasok kelapa sawit kami di Indonesia dapat ditelusuri hingga ke tingkat perkebunan, dan kami berada pada jalur yang tepat untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Inovasi merupakan penggerak utama bisnis kami, didukung oleh tiga pusat penelitian dan pengembangan yang berdedikasi untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan praktik yang lebih berkelanjutan, serta berkolaborasi bersama pelanggan dalam menciptakan solusi pangan.
Kami hadir untuk menumbuhkan nilai jangka panjang bagi semua pihak yang kami layani, karena kami percaya bahwa bisnis yang lebih baik akan membangun dunia yang lebih baik.
Kuala Lumpur Kepong Berhad (”KLK”) started as a plantation company in 1906 and until today, the development of oil palm and rubber remains the Group’s core business. KLK presently has about 300,000 hectares of planted area (97% oil palm). Our land bank is spread across Malaysia (Peninsular and Sabah), Indonesia (Belitung Island, Sumatra, as well as Kalimantan), and Liberia.
In order to optimise value across the supply chain, KLK diversified into resource-based manufacturing (refinery and oleochemical), and vertically integrated its upstream, midstream and downstream businesses. The Group has since expanded its manufacturing operations resulting in an international oleochemicals operations in Malaysia, Indonesia, China, Switzerland, Germany, the Netherlands, Belgium and Italy.
In 1990, KLK started capitalising on the strategic location of its land bank in Peninsular Malaysia by branching into property development under KLK Land. Our first foray into property development was Sierramas in Sungai Buloh, a joint venture with Tan & Tan Developments Berhad, a wholly owned subsidiary of IGB Berhad. It is currently focused on Bandar Seri Coalfields, a 1,001-acre township in Sungai Buloh and Caledonia in Ijok, Selangor.
Get contact details of over 700M profiles across 60M
companies – all with industry-leading accuracy. Sales and Recruiter users, try out our
Email Finder Extension.
Find business and personal emails and mobile phone numbers
with exclusive coverage across niche job titles, industries, and more
for unparalleled targeting. Also
available via our
Contact Data API.